Artikel Menarik Banyak Di Baca

5 Kata Mutiara Soekarno Yang Benar Terbukti Terjadi Saat ini - Kata Bijak

5 Kata Mutiara Soekarno Yang Benar Terbukti Terjadi Saat ini

Soekarno adalah presiden pertama indonesia yang memiliki pola pikir dan ideologi yang tinggi. Beliau terus berusaha mengangkat derajat rakyat indonesia agar menjadi negara yang disegani. Kata-kata yang beliau ucapkan dalam pidato pidatonya mampu mengobarkan semangat rakyat indonesia. Namun saat ini bangsa kita di landa perpecahayan yang muncul dalam berbagai alasan. Perbedaan pendapat tersebut akhirnya sering kali menjadi aksi saling hujat dan menuduh yang macam-macam. 
untuk itu mungkin ada baiknya jika kita merenungkan kata- kata bijak soekarno yang dlu pernah diucapkannya.
5 Kata Mutiara Soekarno Yang Benar Terbukti Terjadi Saat ini - Kata Bijak

1. Pejuangan yang Lebih Sulit dari Zaman Penjajahan.
Didalam sebuah pidatonya, soekarno pernah mengatakan "perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri".

Mungkin saat baru mencapai kemerdekaan, kalimat ini akan sulit dimengerti, sebagaimana bisa melawan bangsa sendiri lebih sulit daripada melawan penjajah. Bahkan kemungkinan melawan bangsa sendiri juga sepertinya adalah hal yang aneh. Namun sejarah membuktikan bahwa hal seperti ini sangat mungkin terjadi. Lewat kata-katanyya tersebut, seolah beliau mengajak bangsa indonesia untuk tetap waspada dan berjuang. Bahkan setelah indonesia telah merdeka, karena yang akan kita hadapi selanjutnya adalah saudara bangsa kita sendiri.

2. Merdeka itu Adalah Jembatan
Ketika bangsa indonesia masih dijajah hal yang menjadi tujuan utama melawan para penjajah agar bisa merdeka sepenuhnya. Namun merdeka sejatinya bukanlah tujuan akhir. Karena setelah merdeka indonesia perlu bangkit dan menyembuhkan luka dari penjajahan. Seperti kata bung karno

 "Merdeka hanyalah sebuah jembatan, 
"walaupun jembatan emas,
"di seberang jembatan itu jalan pecah dua,
"satu ke dunia sama rata sama rasa,
"satu ke dunia sama rata sama tangis."

Yang di harapkan tentunya adalah menciptakan indonesia yang sejahtera, sama rata dan sama rasa, namun sayangnya sepertinya hal tersebut belum tercapai hingga kini 71tahun bangsa indonesia merdeka.

3. Benarkah Kita Adalah Bangsa yang Kurang Percaya Diri
Mungkin ini adalah akibat masa penjajahan yang berjalan bertahun-tahun, akibatnya kita sebagai bangsa indonesia masih saja mengacu pada luar negeri. kita merasa kalah dibandingkan dengan negara-negara lain. padahal daripada memikirkan negara orang lain mengapa kita tidak fokus mengembangkan diri dan saling bergotong royong bersama dengan bangsa indonesia. Soekarno pernah mempertanyakan hal tersebut.

"Apakah kelemahan kita kurang percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri dan kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong."

soekarno pernah mencanangkan gerakan berdikari atau berdiri diatas kaki sendiri. Gerakan ini adalah motivasi untuk melepaskan bangsa indonesia dari segala ketergantungan bangsa asing. Namun hal ini juga belum benar-benar telaksana saat ini.

4. Menghujat dan Menghina Umum Dilakukan.
"Bagunlah suatu dunia dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan."Begitulah yang diucapkan oleh soekarno. Sebuah cita-cita yang mulia dan seharusnya diwujudkan. Namun ternyata saat ini kita dengan begitu mudah menghina dan menghujat orang lain yang tidak sependapat dengan kita. Dengan dalih kritik seolah-olah berkata seenaknya dengan kata-kata yang tidak pantas, adalah hal yang biasa saja. 

Kalau orang yang di kritik tersinggung kemudian kita dengan gampangnya menganggap orang tersebut tidak bisa menerima kritikan. Kita sepertinya lupa bahwa mengkritik itu juga ada tata caranya.Jika hal seperti ini terus dilakukan, bukankah impian untuk hidup dalam damai dan persaudaraan terasa mustahil. Yang ada hanyalah dua kubu yang saling berteriak dan menganggap pendapatnya paling benar.

5. Meski kita Makan Tempe, Kita Bukanlah Bangsa Tempe.
Soekarno pernah memiliki cita-cita besar dengan gerakan berdikari. Lewat pidato hari ulang tahun proklamasi, bung karno mengobarkan semangat tersebut kepada rakyat indonesia dengan berkata:

"kita bangsa besar kita bukan bangsa tempe.
"Kita tidak akan Mengemis. Kita tidak akan meminta-minta
"Apalagi bantuan itu di embel-embeli dengan syarat ini syarat itu. Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak."

Bagaimana dengan keadaan kita sekarang apakah kita sudah berani untuk berdiri sendiri? ataukah kita ingin mendapat ketenangan dengan meminta bantuan dari negara lain. Tapi disaat yang sama kita juga marah ketika aset negara kita dikuasai oleh negara lain. 

Ketika kita marah dengan maraknya merk perusahaan asing, tapi disaat yang sama kita juga masih menggunakan produk dari negara lain. Mengapa tidak konsisten dengan apa yang sering ita teriakkan dan membuktikannya dengan gerakan? ada pekerjaan bagi kita untuk mencapai bangsa indonesia yang damai dan sejahtera. Mungkin yang sekarang perlu kita lakukan adalah mulai dengan berhenti memikirkan diri sendiri dan mulai memikirkan kepentingan orang banyak. Hanya dengan cara itulah maka bangsa indonesia akan maju dan berkembang.

itulah 5 ucapan soekarno yang benar-benar terbukti sampai saat ini.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "5 Kata Mutiara Soekarno Yang Benar Terbukti Terjadi Saat ini - Kata Bijak"

  1. Ijin copas kata katanya mutiaranya gan :D btw noce infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ambil bos jangan lupa sertakan link nya

      Delete

-Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang baik sopan.
-dilarang meninggalkan link aktif di komentar